FF ChanBaek CHAPTERED : My Romantic Idol Chapter.1

Tittle      : My Romantic Idol

Author : Yeollibaekki92

Genre   : Romance,Drama (Dapat beubah-ubah seiring berjalannya waktu)

Pairing : ChanBaek (Main cast),HunHan dan KaiSoo (Bisa berubah-ubah seiring berjalannya waktu)

Warning ; Typo(s) Gender switch.

Anyyeong ^^

Author balik dengan FF ChanBaek da beberapa pairing EXO lain. Karena Author ChanBaek Shipper akut (?) jadi jangan Tanya kenapa ini semua all about ChanBaek.

Disini ceritanya BaekHyun sama Luhan itu yeoja,sementara SeHun itu adiknya BaekHyun.

CHANBAEK IS REAL!

Happy Reading ^^

Summary : Belajar mencintai idola yang sangat ku benci? Begitu mudah kah? Dan apakah bisa akau merelakan namja idola yang aku gilai adalah seorang gay?

**

Action,adalah sebuah duo group beranggotakan Park ChanYeol dan Do KyungSoo. ChanYeol adalah seorang rapper di group yang sedang popular di Korea,sementara dengan suara lembut KyungSoo,dialah main vocalist.

Byun BaekHyun,seorang gadis Seoul yang sangat manis,merupakan salah satu fans fanatic KyungSoo,dia bilang sangat ingin menyanyikan sebuah lagu duet dengan KyungSoo,suara BaekHyun pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Meskipun sangat menyukai KyungSoo,ternyata BaekHyun tidak terlalu menyukai ChanYeol. BaekHyun selalu ber-alasan ‘dia itu terlalu tinggi,terlalu macho! Tidak seperti KyungSooku yang manis dan imut!’ entah alasan,pujian atau hal lain.

***

“Nuna mau kemana?” Tanya SeHun,adik laki-laki BaekHyun yang 2 tahun lebih muda darinya. “Tentu saja membeli album kedua Action yang akan dirilis hari ini! OMO! Aku tidak sabarrr..” celetuk BaekHyun gemas.

“Pasti Nuna akan mengantri sangat lama! Kan fans action bukan Cuma Nuna!” ejek SeHun. “Biarin.. oya,di album itu,ada dua tiket emas. Dan kau tau apa hadiahnya SeHunnie?” Tanya BaekHyun girang. “Mwo?” Tanya SeHun tak terlalu peduli. “1 WEEK DATE WITH ACTION!!! OMOO!!!” Teriak BaekHyun kesenangan. SeHun hanya menggeleng-geleng melihat kelakuan nunanya itu.

“Iya kalau kau dapat KyungSoo hyung,kalau kau dapat ChanYeol hyung,eottoke?” celetuk SeHun.”Yak! kau kok bilang seperti itu,sih? Harus KyungSoo! Harus!” kata BaekHyun bersemangat.

“Sudah dulu ya.. aku mau berangkat! Jangan lupa doa kan Nunamuu ini agar mendapat tiket emas itu! Anyyeong..” ucap BaekHyun seraya membuka pintu apartement mereka. “Pasti kudoakan,Nuna. Tapi Tuhan sudah menentukan bukan? Entah dapat atau tidak,semua itu takdir..” ucap SeHun tenang.

***

“OMO.. Antrinya panjang sekaliii..” keluh BaekHyun melihat antrian sepanjang kali ciliwung #nggak ding.

“Hah.. bagaimana bisa aku kebagian album berisi tiket emas caranya begini? Huftt.. sialll..” BaekHyun pun semakin sebal karena udara panas disekitar toko itu,mau bagaimana lagi? Karena hanya toko itu yang menyediakan banyak stok berkualitas bagus dan toko pertama yang menjual album Action.

“Bagaimana jika stoknya habis? Eootoke? Padahal aku ingin sekali nge-date dengan KyungSoo.. arggg” ujar BaekHyun sebal.

-2 jam kemudian

“Akhirnyaaa… AAAAA…” Seru BaekHyun senang ketika mendapat album action yang sudah lama ia nanti dan membuatnya harus berkorban.

Tidak apa-apalah jika aku tidak mendapat tiket emas itu. Lagi pula,kemungkinan menang sangat-sangat kecil,mendapat album ini di hari pertama saja sudah sangat beruntung..

***

“SeHunnie… apa harus kubuka sekarang?” Tanya BaekHyun dengan tatapan was-was. Dia ingin membuka album itu,tepatnya sangat ingin,tapi rasa takut akan kekecewaannya lebih besar. “Nuna bagaimana,sih. Tadi katanya sudah tidak sabar ingin mendapatkan albumnya,setelah mendapatkannya malah takut membukanya,bagaimana sih?” ejek SeHun datar.

“Kau tidak merasakan jadi aku sih.. kesempatan nge-date dengan Idolamu hanya sekali dalam seumur hidup!” seru BaekHyun. “Dan kemungkinan terjadi terlalu kecil.” Tambah SeHun. “Terimakasih telah menjelaskannya.” Ujar BaekHyun tanpa ekspresi.

“BaekHyun nuna! HWAITING!” seru SeHun memberi semangat. BaekHyun pun menganggul dan mulai membuka album itu.

“Hana.. Dul.. Set..” seru BaekHyun sembil membuka album berwarna keemasan itu.

“OMO!!!! Noona MENANG!!!!!” Seru SeHun. BaekHyun yang belum berani membuka mata terkejud dan segera membuka matanya.

“Jinjjayo?” Tanya BaekHyun.

“AHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH………….. AKU MENANG!!!!!!!!!! TUHAN,TERIMAKASIH BANYAK!!!!!!!!!!!” Seru BaekHyun sambil memeluk Se Hun.

“Nuna.. Lihat dulu,siapa yang jadi teman nge-date nuna!” seru SeHun. “Kenapa harus begitu? Pasti aku dapat Kyunggg… YAK PARK CHANYEOLLLLL?????????????” Teriak BaekHyun sepersekian detik setelah melihat nama yang tertera di tiket emas tersebut. Bukan Do KyungSoo tapi PARK CHANYEOL!

“huaaa.. SeHunii.. INI TIDAK MUNGKIN TERJADI! ANDWEE!! HUAAA” Teriak BaekHyun sambil menangis tidak terima. “SEHUNNIEE.. EOTTOKE? AKU TIDAK MAU? HUAAA…” Tangis BaekHyun pecah.

“Sudahlah Nuna,uljimayo.. Lumayan dapat ChanYeol hyung,dia kan sangat tampan!” kata SeHun menenagkan,tapi BaekHyun malah terlihat menangis makin kencang.

SeHun berdecak bingung,”Kalau begitu aku saja yang berangkat. Tidak ada salahnya,kan?” Tanya SeHun. “hikss.. hikss.. bisa-bisanya kau mencuri kesempatan saat nunamu ini sedang sedih.. hikss.. dongsaeng macam apa kau ini?” seru BaekHyun disela tangisannya.

“Ya mau bagaimana lagi? Dari pada mubazir tak terpakai.. lhee..” ujar SeHun. BaekHyun terdiam dalam pangkuan SeHun.

“Nuna.. Pakai saja tiket itu,mungkin saja kau bisa bertemu dengan pemilik tiket emas Kyung Soo hyung dan kalian bisa bertukar.” Saran SeHun. BaekHyun terlihat berpikir sejenak. “Kalau yang punya tidak mau bagaimana?” Tanya BaekHyun sambil mengahpus air matanya. “Paling tidak kau masih punya kesempatan bertemu Kyung Soo dan mendekati Kyung Soo,si Park ChanYeol itu,abaikan saja. Gampang kan?” ujar SeHun.

“Benar kau! Huaaa.. Kau memang Daebak SeHun-ah!!” Seru BaekHyun senang. “Sekarang Nuna telpon saja dulu pihak SM Entertaiment.” Ujar SeHun. “Ne..” ujar BaekHyun sambil bangkit dari pangkuan SeHun dan mengambil handponenya di meja.

***

“SeHun-ah.. Bersiaplah!” ujar BaekHyun semangat. “Mau kemana,nuna?” Tanya SeHun penasaran. “Kita akan ke mall,aku akan beli baju dan make-up baru agar Kyung Soo terpesona padaku. Hehe..” ujar BaekHyun senang,SeHun hanya menatap nunanya yang manis ini dengan tatapan datar.

“Ne.. Chankamma..”

***

-3 hari kemudian-

“Yeoboseyo.. Benar dengan nona Byun BaekHyun?” panggil suara dari telpon.

“Ne? nuguseyo?”  Tanya BaekHyun.

“Saya dari pihak SM Entertaiment. ” jawab suara itu.

“Besok anda bisa datang ke kantor kami untuk menerima hadiah liburan bersama action dan juga untuk makan malam bersama action besok.” Jawab suara itu. “Jinjjayo? Tak kusangka secepat ini. Jeongmal kamsahamida..” ujar BaekHyun senang.

***

“Nuna mau kemana? Tumben berdandan secantik ini?” Tanya SeHun sambil menatap kakaknya bingung. “Nuna mu ini mau ke kantor SM! Aku aka nada pertemuan ekslusif dan dinner bersama ACTION! BAYANGKAN ITU SEHUN-AH!” Teriak BaekHyun girang sambil menggoyang-goyangkan tubuh tinggi adiknya itu.

“Kau harus mengantarku!” ujar BaekHyun sambil mengambil tasnya di ranjang. “Ne Nuna.. arra..” jawab SeHun sebal.

-          At SM ENTERTAIMENT OFFICE    -

“Wow.. keren sekali ya! Baru pertama kali aku ke sini!” ujar BaekHyun senang. “Nuna,aku mengantar Nuna sampai disini saja ya. Mana boleh aku masuk?” Tanya SeHun yang notabenenya sangat penurut itu. “Ne,gomawo… Oya,jangan lupa makan malam.” Ujar BaekHyun pada SeHun. “Ne,Nuna..”

—–

“Anyyeong haseyo…” ujar seorang namja cantik. “Ne.. Anyyeong haseyo..” ujar BaekHyun sambil menunduk sopan. “Apakah anda nona Byun BaekHyun?” Tanya Yeoja cantik itu. BaekHyun pun mengangguk. “Silahkan ikut saya.” Ujar yeoja cantik itu.

“Nona cantik sekali..” ujar BaekHyun saat berjalan bersama yeoja tadi. “Ne,kamsahamida. Nona juga cantik,tidak salah punya pacar setampan namja tadi.” Ujar yeoja itu malu-malu. “Pacar? Pacar yang mana?” Tanya BaekHyun bingung. “Namja yang mengantar nona Byun tadi,sangat tampan.. sangat cocok dengan nona.” Ujar yeoja tadi.

“Kau salah paham rupanya.. Dia adalah dongsaengku,mana mungkin aku berpacaran dengannya?” ujar BaekHyun. “Ah.. Mianhamida,aku telah salah paham.” Ujar yeoja itu malu.

“Gwencana.. Kau menyukainya? Dia masih single lho! Tampan pula.. hehe..” ujar BaekHyun senang. “Ne,dia tampan..” ujar Yeoja itu. “Namanya SeHun.. Oya,siapa namamu?” Tanya BaekHyun.

“Xi LuHan inmida..” ujar LuHan,yeoja tadi. “Kau orang China?” Tanya BaekHyun. LuHan mengangguk.

Sangat cantik dan manis.. SeHun pasti akan menyukainya. Ujar BaekHyun dalam hati.

“Huaaa.. Dua yeoja cantik dan manis sedang berkumpul rupanya.” LuHan dan BaekHyun menengok kebelakang kea rah suara itu bersamaan. Suara bass yang snagat dikenal LuHan dan BaekHyun.

Suara itu! Tidak asing lagi! PARK CHAN YEOL!HUAAA!! KENAPA HARUS BERTEMU DENGANNYA DALAM KEADAAN SEPERTI INI???  Teriak BaekHyun dalam hati.

“Nona Xi LuHan,tidak keberatan memperkenalkan yeoja cantik ini padaku?” Tanya ChanYeol iseng.

YAK! Namja ini apa-apaan? Tiba-tiba datang,sok kenal pula! Yak! Aku benci senyum dengan deretan gigi-gigi putihnya yang ingin kurontokkan itu! Ujar BaekHyun dalam hati yang makin sebal.

“Oh.. Perkenalkan ini nona Byun.. Byun BaekHyun.. Sangat cantik,bukan?” ujar LuHan. BaekHyun hanya diam menahan rasa sebalnya bertemu namja tinggi itu.

“Ada urusan apa memangnya?” Tanya ChanYeol sok polos,dan wajah sok polosnya membuat BaekHyun ingin melempar high heels yang baru dibelinya kemarin bersama SeHun.

“Apa dia pemenang tiket emas itu?” Tanya ChanYeol,tepat sasaran!

“Ani.. Aniyo.. aku hanya..” ujar BaekHyun ragu.

“Ne.. Nona Byun memang memenangkan tiket emas itu. Oya,Chukkahamida.. yee..” ujar LuHan gembira. Sementara BaekHyun hanya berdecak melihat kepolosan dan kejujuran LuHan.

“Ohh.. Menang milik siapa? Aku atau KyungSoo?” Tanya ChanYeol.

“Do KyungSoo!” ujar BaekHyun.

“Jinjjayo? Yang aku tau,yang memenangkan tiket KyungSoo seorang fanboy!” ujar ChanYeol pura-pura terkejut.

MATI AKU!

“Oh.. Nona Byun BaekHyun menang tiket anda ChanYeol..” ujar LuHan. BaekHyun hanya mengangguk. “Huaaa… Beruntungnya aku! Yang menag adalah yeoja cantik! Dan satu minggu yeoja cantik ini akan jadi milikku! Daebakl!” seru ChanYeol.

“Mwo? Milikmu? Yak! Aku hanya milik Tuhan,umma,appa dan diriku sendiri tau!” ujar BaekHyun sebal. “Huaa.. Kalau kau marah begini jadi makin cantik dan imut!” seru ChanYeol,BaekHyun terlihat masih marah. “Yak! Harusnya kau bersyukur bisa mendapat pujian dari artis tenar seperti ku!” ujar ChanYeol bangga.

“Sayangnya itu hanya berlaku untuk KyungSoo!” seru BaekHyun. LuHan yang notabenenya adalah assistan action hanya bisa tertawa melihat tingkan dua orang yang menggemaskan ini.

“Kajja nona cantik dan tuan ChanYeol,kita harus segera masuk.” Ajak LuHan.

@SM OFFICE

“Selamat datang di kantor SM ENT. Saya Kim Joon Myun,selaku direktur disini sudah merencanakan banyak acara untuk action dan dua pemenang tiket emas. Pertama-tama saya ucapkan selamat untuk Tuan Kim Jong In dan nona Byun BaekHyun selaku fans yang beruntung.” ujar JoonMyun.

“Sesuai rencana kami,setiap idola dan fans akan pergi liburan bersama untuk satu minggu. Namun ke tujuan dan tempat berbeda..” ujar JoonMyun.

“Maksudnya?” Tanya BaekHyun sedikit tercengang.

“Jadi,sebelumnya 2 member action sudah memilih tempat tujuan mereka,nanti para fans akan ikut dalam ‘Dream Holiday’ para member..” ujar JoonMyun.

“Apa tempatnya berbeda antara KyungSoo-ssi dengan ChanYeol-ssi?” Tanya BaekHyun lagi. “Pertanyaan bagus nona cantik,tentu saja mereka memiliki tempat liburan yang berbeda.” Ujar JoonMyun.

“MWORAGO???” Tanya BaekHyun terkejud.

IGE MWOYA?????? TUHAN! AKU MOHON! AKU TIDAK INGIN TERJEBAK BERSAMA SI JELEK TIANG LISTRIK ITU! KUMOHON TUHAANN..

“Ada yang salah nona Byun?” Tanya JoonMyun. “Aniyo.. aku hanya sedikit terkejut..” ujar BaekHyun sambil menarik napas panjang.

“Gwencana?” Tanya ChanYeol sambil berbisik kea rah BaekHyun. BaekHyun hanya menatap datar dan mengangguk kecil.

Tuhan.. cabut saja nyawaku! Sepertinya aku tidak punya harapan hidup lagi..

“Ada yang ditanyakan lagi?” Tanya JoonMyun. Nama hitam disamping KyungSoo pun mengangkat tangan,”Permisi.. tapi aku namja,apa tidak masalah?” Tanya Jong In.

“Selama kau gay,itu bukan masalah!” ujar JoonMyun sambil terkikik. Jong In pun tersenyum.

“Maksudnya?” Tanya BaekHyun lagi.

“Hahahah… Do Kyung Soo itu gay.” Ujar ChanYeol sambil tertawa dan memamerkan deretan giginya yang dibenci oleh BaekHyun.

“Dan aku juga gay..” ujar Jong In malu-malu. Jong In dan KyungSoo pun saling bertatapan mesra.

BaekHyun terlihat semakin keringat dingin mengetahui bahwa seorang namja impiannya bernama Do KyungSoo adalah seorang gay,dan kebetulan bertemu pemenang bernama Kim JongIn yang juga gay!

Tuhan.. penderitaan apa lagi ini? Tidak cukupkah aku menghabiskan seminggu lebih dengan namja jelek ini.. sekarang aku harus menerima kenyataan bahwa KyungSoo bertemu namja sesama gay..

Tuhan.. jika aku mati sekarang,tolong berkahi kebun halmoni di Jeju,Appa dan Umma di China,dan biarkan SeHun cepat lulus sekolah dan bertemu jodohnya.. Amien..

“Nona Byun BaekHyun,kau tidak apa-apa?” Tanya KyungSoo dengan lembut. “Gwencana.. aku hanya…” ujar BaekHyun yang langsung pingsan.

“Yak! Ige mwoya?” Tanya ChanYeol saat BaekHyun tiba-tiba pingsan ke pangkuannya.

Yeoja ini manis sekali..

“ChanYeol hyung! Kau lihat apa? Cepat angkat nona Byun!” ujar KyungSoo,ChanYeol segera menggendong BaekHyun ke ruang kesehatan.

“Yeoja ini ringan sekali.. Dia terlihat sangat lucu. Hehe..” ujar ChanYeol sambil menggendongnya.

“Oh.. Nona Byun BaekHyun kenapa?” Tanya LuHan kwatir. “Dia sepertinya pingsan karena kelelahan,bantu aku membawanya ke ruang kesehatan.” Ujar ChanYeol,LuHan pun mengangguk.

BYUN BAEKHYUN POV

Uh.. dimana aku? Apa ini surga? Kenapa semuanya serba putih?

DEG!

Ini bukan surga! Ini NERAKA! Tentu saja disin ada setan bernama PARK CHANYEOL dengan kaki panjangnya dan bau nya yang menyengat -,-

“Oh.. Kau sudah bangun rupanya..” ujar namja tinggi itu. “Apa ini neraka? Kalau iya,pantas saja kau disini!” ujarku sebal. “Kau bilang apa sih? Absurd sekali..” ejek ChanYeol.

“Kau yang absurd! Pabo!” ejekku. “Kau bilang apa? Aku pabo? Kau yang pabo mengatai orang setampan dan seterkenal ini!” ujar ChanYeol. Aku hanya diam,kalau aku tidak salah aku bisa digebukin fansnya kalau mengejek dia lagi.

“Dimana LuHan ssi?” tanyaku celingak-celinguk. “Dia sedang mengambilkan kita sarapan!” ujar ChanYeol. “Permisi Tuan muda Park,apa anda tidak salah menggunakan kata ganti ‘kita’ pada kalimat anda tadi?” ujarku sebal.

“Memangnya apa salahnya Nona Byun BaekHyun yang cantik?” ujarnya.

Mwo? Aku cantik?

“Kenapa kau senyum-senyum begitu? Wajahmu merah lagi! Huaa.. aku tambah gemas padamu!” ujar ChanYeol sambil mencubitku. “Eh.. Enak saja cubit-cubit!” ujarku sebal. “Memangnya kenapa? Ingin dicium? Sini aku ciumm!!” ujarnya sambil mendekatkan bibirnya.

“YAK! APA-APAAN KAU MANUSIA GILA! NAWA!!” Seruku sambil menendangnya menjauhi ranjang yang sepertinya di ruang kesehatan ini.

“Habisnya kau menggoda (?) sekali..” ujar ChanYeol sambil menatapku aneh. “Namja mesum -,-” ujarku sebal.

“Apa yang kalian lakukan?” Tanya LuHan,malaikan penyelamatku yang akhirnya datang juga. “Huaa.. Luhan-ssi.. lihat! Dia hampir melakukan hal-hal tidak senonoh padaku! Huaaa…” seruku sambil memeluk yeoja itu.

“Jinjjayo?” Tanya LuHan tidak percaya. “Haha.. Lucu sekalii.. haha.. kalian memang cocok..” seru LuHan. “Mworago?” tanyaku bingung.

LuHan itu malaikat pelindung atau malaikat pencabut nyawa,sih?

“BaekHyun-ssi.. ChanYeol-ssi,ayo kita makan dulu. Sejak semalam kalian berdua belum makan lho!” ujar LuHan. “Oya.. hehe.. pantas saja aku sangat lapar..” ujarku polos.

Terpaksa aku,LuHan dan namja jelek itu makan bertiga di ruang kesehatan.

“Oya.. BaekHyun-ssi.. berapa umurmu?” Tanya LuHan. “Aku lahir tahun 1992.” Ujarku. “Jinjjayo? Kalau begitu kau dan ChanYeol-ssi seumuran.” Ujar LuHan. ChanYeol pun langsung menatapku sambil tersenyum girang.

Namja aneh.

“Kalau kau LuHan-ssi?” tanyaku. “Ah.. Aku malu.. aku sudah tua hehe.. aku kelahiran 1990..”ujar LuHan. “Jinjjayo? Kau seperti kelahiran 1994.” Ujarku kaget. “Kau terlihat masih muda dan cantik. Kapan-kapan akan kukenalkan pada adikku.” Ujarku. Dia hanya tersenyum malu.

“Aku sama sekali tidak mengerti apa yang para yeoja cantik ini katakan.” Ujar ChanYeol tiba-tiba. “Berhenti memanggilku cantik. Itu terdengar aneh tau!” ujarku sebal. “Aku hanya berkata jujur,kau memang cantik. Salah?” tanyanya santai dan berhasil membuat mukaku memerah.

Aigoo.. kenapa harus namja ini yang mengatakannya? Bukan KyungSoo saja?

“Oya.. BaekHyun-ssi,jangan memanggilku dengan formal,panggil saja eonni!” kata LuHan memecah kebimbangan (?) ini. “Ne,gomawo.. Akhirnya keinginanku punya seorang eonni terkabul! Oya,panggil saja aku BaekHyun atau Baekki atau terserah saja.” seruku.

“Kalau keinginan untuk punya namja chingu?” Tanya LuHan. “Ada aku! Park ChanYeol!”serunya dengan bangga. “Apa-apaan kau ini?” ujarku garing. Namja ini terlalu percaya diri rupanya.

“Jangan begitu BaekHyun-ah.. Dari semalam dia tidak bisa tidur karena mengkwatirkanmu! Dia bahkan menjagamu semalaman meski sudah ku larang.”kata LuHan.

“Jinjjayo? Namja ini?” tanyaku. “Yak,kau meragukan ku? Begini-begini aku romantic lho! Kujamin,kau akan suka padaku!” ujar  ChanYeol sambil mengedipkan sebelah matanya.

“Oya. ChanYeol-ssi.. aku akan memberimu sebuah nama panggilan. Mau kah aku menerimanya?” tanyaku sopan. “Tentu saja jika kau mengatakannya dengan manis! Aku suka itu!”

“Aku akan memanggilku ChanDerp!” Ejekku. LuHan yang terlihat anggun pun tertawa terbahak-bahak. Sementara ChanYeol sudah terlihat gatal ingin menjitak kepalaku.

“Terserahlah,asalkan itu membuatmu senang!” ujar ChanYeol sambil mengelus puncak kepalaku.

BLUSSS

Seperti angin,wajahku memerah lagi karena perkataannya itu. Harus kuakui,selain aneh dia juga Romantis.

“Oya.. ChanYeol-ssi,kau mandi dulu saja di dorm.” Ujar LuHan. “Oya,BaekHyun-ah.. Ikut aku ke dorm,kau mandi saja sekalian disana!” ChanYeol mengajakku.

“Jinjjayo? Ke dorm Action? Huaaaaa…..” Teriakku kegirangan. Aku pun mengangguk.

‘slipp..’

Hangat.. seseorang telah menggenggam tangaku. Siapa lagi kalau buka Park ChanYeol. Tangannya sangat hangat. Nyaman…

 

PARK CHANYEOL POV

Aku memberanikan diri menggandeng tangan BaekHyun. Aku tau dia tidak akan menolak,lagi pula sekarang dia terlihat sangat menikmati genggaman tanganku.

Aku merasa nyaman sekarang. Entah mengapa setiap melihatnya aku jadi merasa tenang dan teduh,perasaan yang belum pernah kurasakan sebelumnya dan perasaan itu membuat aku selalu ingin melindunginya Byun BaekHyun.

“Selamat datang di dorm action! Bbang!” seruku. Dia terlihat tersenyum simpul dan mulai berjalan-jalan di sekeliling dorm. Dia terlihat sangat menyukai dorm kami yang berada di lantai 4 dengan pemandangan pusat Seoul yang indah. Dia terlihat semakin manis saat tersenyum.

“BaekHyun-ah.. aku mau mandi dulu. Kalau ingin makan ada di dapur,kau ambil sendiri ya. Nanti sekalian kusiapkan baju seukuranmu. Santai saja..” ujarku lalu masuk ke kamarku.

BYUN BAEKHYUN POV

Huh.. Ternyata Park ChanYeol perhatian juga ya, hehe..

Oya,bukan Byun BaekHyun kalau tidak penuh dengan rasa penasaran. Lebih baik aku mencari kamarnya KyungSoo di dorm yang cukup luas untuk 2 orang ini.

Oh.. Itu seperti suara KyungSoo.

Aku pun mengintip sebuah kamar di dekat dapur yang bertuliskan ‘Do KyungSoo’. Dan disana aku dapat melihat KyungSoo dan JongIn dalam keadaa topless.

Aigoo.. apa semalam mereka melakukan this and that?

Jujur.. aku merasa sedih melihat KyungSoo yang sedari dulu aku puja dan sangat kucintai adalah seorang gay. Dan sekarang aku menemuinya saat dia dalam keadaan topless dengan sesama  namja.

Aigoo.. Berat sekali hidup ini

“BaekHyun-ah.. wae?” Tanya ChanYeol dengan suara bassnya. Mungkin lama kelamaan aku akan terbiasa dengan suara bass yang ‘kata orang’ sexy itu.

“Gwencana..” ujarku lemas. “Tidak baik mengintip orang.. Lebih baik sekarang kau mandi,aku sudah menyiapkan air hangat dan bajumu di kamar mandi,masuk saja ke kamarku. Aku akan membangunkan KyungSoo dulu.” Ujar ChanYeol sambil mengelus puncak kepalaku.

“ChanDerp-” panggilku. “Hmm???” dia menatapku. “Gomawo…” ujarku sambil tersenyum. Dia pun mengangguk singkat dan segera pergi ke kamar KyungSoo.

***

“Park ChanYeol..” panggilku setelah aku keluar dari kamar mandinya. “Hmm..” jawabnya. Ternyata dia sedang mengganti bajunya.

“OMO!” Teriakku terkejut melihat tubuhnya yang ber-otot itu. “wae? Aku seksi kan?” ujar ChanYeol bangga. “Biasa saja tuh.. Lhee..” ejekku dusta.

“Jangan bilang kalau KyungSoo lebih seksi,dia saja tidak punya abs. dia itu seperti ibu-ibu tau!” ejek ChanYeol sambil memakai sebuah kaos berwarna abu-abu. “Kau itu member action bukan sih? Sukanya mengejek teman sendiri!” kataku sebal.

“Jangan meremehkan perkataanku ya. Aku selalu berkata jujur lho… Jangan terlalu memuji si KyungSoo itu. Atau nanti kau akan menyesal!”  ujar ChanYeol sambil menutup lemarinya dan segera keluar dari kamarnya.

Sebenarnya apa yang terjadi antara KyungSoo dengan ChanYeol? Kenapa ChanYeol seperti ingin menjelek-jelekkan KyungSoo di depanku?

“KyungSoo-ssi” panggilku senang setelah aku keluar dari kamar ChanYeol. “Oh.. BaekHyun-ssi,kau semalam menginap disini juga? Aku kira kau masih di ruang kesehatan.” Ujar KyungSoo sambil tersenyum.

“Aniyo.. Aku menginap di ruang kesehatan semalam,aku kesini untuk mandi.” Ujarku. “Kau sudah sarapan?” Tanya KyungSoo lagi. “Tentu saja sudah,ini kan sudah pukul 11 siang. Kau belum sarapan?” tanyaku.

“OMO! Jinjjayo? Sudah siang rupanya.” Ujar KyungSoo lalu memakai celemek,aku hanya tertawa melihat tingkah lucunya. Seperti  bukan seorang idola.

“Sepertinya kalian melakukan ‘itu’ terlalu lama,sehingga lupa waktu. Haha..” ejek ChanYeol yang entah datang dari mana. Sementara,aku masih melihat JongIn memakai kausnya kembali dan duduk di samping ChanYeol.

“Oya.. JongIn-ah.. Kau seme atau uke?” Tanya ChanYeol lantang.

OMO?! APA LAGI INI?

“Ah.. Aku jadi malu,hyung..” ujar JongIn sambil menutup mukanya yang memerah. “Gwencana.. Lagi pula aku senang melihat KyungSoo dengan mu. Dia terlihat bahagia!” ujar ChanYeol sambil memakan cemilan.

“Hmm.. Aku seme,dan KyungSoo hyung uke..” ujar JongIn sambil terkikik.

KyungSoo seorang uke?

Entah mengapa aku merasa sangat pusing setelah mendengar pernyataan JongIn,rasanya aku ingin pingsan.

“BaekHyun-ah wae?” terdengan suara bass ChanYeol. “BaekHyun nuna,gwencana?” terdengar suara JongIn. Setelah itu aku tak mendengar apapun.

PARK CHANYEOL POV

“BaekHyun-ah.. Yak! Waee???” aku terburu-buru berlari ke arahnya. Dia sudah jatuh pingsan di lantai. Aku dan JongIn sama shocknya. Kami pun segera menggendong BaekHyun ke kamarku.

“Uh.. BaekHyun nuna kenapa?” Tanya KyungSoo kwatir,”Molla.. Tadi dia tiba-tiba pingsan..” ujar JongIn.

Entah mengapa aku jadi sangat kwatir padanya. Yeoja yang kini memakai kaus yang kebesaran untuknya,padahal itu kaus ukuran paling kecil yang aku punya saat trainee dulu.

“KyungSoo-ah.. ambilkan minyak angin untuk BaekHyun.” Ujarku terburu-buru. KyungSoo pun langsung berlari kea rah P3K box.

Omo.. Yeoja ini membuat kwatir saja? Kenapa mudah sekali pingsan!

Aku pun mengusapkan minyak kearah kepala BaekHyun. Aku menatap wajahnya. Seperti malaikat.

“Hyung,eottoke?” Tanya JongIn. “Semoga dia cepat membaik. Mungkin dia shock mendengar pernyataan JongIn tentang seme dan uke tadi.” Ujarku jujur. “Mianhae hyung.. harusnya aku tidak mengatakannya di depan nuna.. Mianhae hyung..” ujar JongIn pasrah.

“Aniyo JongIn-ah.. Ini bukan salahmu,ini salahku mengapa aku harus bertanya hal seperti itu di depan fan fanatic KyungSoo. Park ChanYeol pabo!” ujarku sebal pada diriku sendiri.

“Hyung… Berhentilah menyalahkan dirimu sendiri. Mau bagaimanapun aku juga punya kesalahan,kenapa BaekHyun nuna bisa tau kalau aku gay dan aku menunjukkannya.” Ujar KyungSoo sambil menepuk pundakku.

“Sudahlah.. Lebih baik kalian istirahat,aku akan menjaga BaekHyun disini,kalau saja BaekHyun segera siuman.” Kataku sambil duduk di tepi ranjang. Sementara JongIn dan KyungSoo berjalan berdampingan.

BaekHyun-ah gwencana?

***

“Chan.. ChanDerp…” panggil suara lembut. aku pun mulai membuka mataku dan menemui sosok BaekHyun yang mengguncangkan tangan kekarku. “Oh.. BaekHyun-ah,kau sudah siuman rupanya. Syukurlah..” ujarku sambil mengelus kepalnya. “Memangnya tadi aku pingsan?” Tanyanya dengan wajah polos. Ingin rasanya aku mencubit pipi merah itu.

“Tentu saja,pabo!” ujarku sambil bangkit dari tepian ranjang. “Ka.. kau,tidak menyentuhku,kan?” tanyanya sambil menutup badanya dengan selimut. Lucu sekali!

“Yak! Kau kira aku namja murahan apa? Kau kira aku akan menyentuhmu saat kau lemah begitu? Dasar yeoja aneh!” ejekku menahan tawa. Dia hanya mengerucutkan bibirnya.

“ChanDerp-ah.. Aku lapar..” ujarnya manis. Aku pun tersenyum dan segera mengulurkan tanganku. Dia terlihat sedikit bingung. “Kajja! Katanya lapar.” Ujarku sambil tersenyum. Dia pun berdiri di atas ranjang dan segera menggapai tanganku.

“KyungSoo-ssi.. Masakanmu enak sekali!” ujar BaekHyun senang dengan mulut yang masih penuh makanan. “Nuna.. Panggil saja aku KyungSoo.. Hehe.. Gomawo..” jawab KyungSoo. “Huaaa.. Aku tidak pernah membayangkan akan dimasakkan makanan seenak ini oleh idolaku! Gomawo KyungSoo.. Saranghamida…” Ujar BaekHyun senang sambil kembali melahap makanannya. KyungSoo hanya tertawa ringan melihat tingkah fansnya itu.

“Oh.. aku harus segera pulang sekarang! Kalau tidak,SeHun tidak akan makan siang! Aigoo..” kata BaekHyun sambil menumpuk piring bekas makannya. “Nuna.. Taruh di meja saja. Nanti akan dicuci ahjumma..” ujar KyungSoo. “Gomawo KyungSoo..” ujar BaekHyun smabil tersenyum lebar.

“Akan aku antar!” tawarku pada BaekHyun. “Tidak usah,gomawo.. Rumahku hanya beberapa blok dari sini,aku bisa jalan kaki.” Ujar BaekHyun sambil tersenyum tipis.

“Gwencana.. Lagi pula aku juga ingin cari angin..” ujarku. Dia pun tersenyum. “Oya,nuna.. Bajumu masih dicuci..” ujar KyungSoo. “Hmm.. Kalau boleh,besok akan ku ambil. Gomawo ne,KyungSoo-ah,JongIn ah.. ” seru BaekHyun. Aku pun segera mengambil kunci mobil dan mengantar yeoja cantik ini.

***

AUTHOR POV

-Keesokan Harinya-s

@SM Ent. OFFICE

“SeHun-ah.. Kau disini saja. Aku hanya akan mengambil baju sebentar. Tunggu,ne?” ucap BaekHyun pada adiknya yang tampan. “Ne,nuna..” jawab SeHun.

-15 Menit kemudian

“Aishh.. Nuna lama sekali! Di mobilkan panas!” ujar SeHun seraya keluar dari mobil mewahnya yang baru dibelikan oleh Appanya.

“Hmm.. Lebih baik aku jalan-jalan. Siapa tau aku bertemu para trainee cantik. Haha..” ujar SeHun sambil mengunci pintu mobilnya dan berjalan kea rah pintu masuk.

‘BUGG’

“Aigoo.. Mianhamida..” ucap SeHun sambil membantu seorang yeoja yang berusaha berdiri. “Gwencanayo?” Tanya SeHun kwatir. “Ne,gwencana..” ucap yeoja itu.

SeHun menatap wajah yeoja itu. Cantik.. Secantik BaekHyun nuna..

“Oya,siapa namamu..” Tanya SeHun. “Xi LuHan inmida..” kata yeoja bernama LuHan itu. “Oya.. Aku SeHun.. kenalkan..” ujar SeHun senang. Sayangnya LuHan belum berani menatap namja tampan itu.

SeHun? Jangan-jangan adik BaekHyun yang tampan itu?

“Senang berkenalan dengan anda SeHun-ssi..” ucap LuHan sambil mencoba menatap namja tinggi itu. Tampan.. Sungguh tampan..

“Ada yang bisa saya bantu SeHun-ssi?” Tanya LuHan. “Bisa menemaniku minum teh?” ujar SeHun,LuHan terlihat sedikit malu-malu dan segera menerima ajakan SeHun.

“Eh.. SeHunnie dimana?” gerutu BaekHyun sambil melirik kea rah mobilnya. “Hufft.. Disuruh menunggu sebentar saja malah menghilang..” ucap BaekHyun sambil mem-pout bibirnya.

‘cupp..’ Sebuah bibir menyambar bibir BaekHyun sekilas. BaekHyun pun terkejut.

“Yak! Apa-apaan kau PARK CHANYEOL?” Gerutu BaekHyun pada namja yang telah mencuri ciumanannya itu. “Haha.. Kau membuatku tidak tahan melihat bibirmu! Imut sekalii..” seru ChanYeol sambil tertawa riang,sementara BaekHyun hanya menunduk sebal.

“Park ChanYeol! Kau sangat tidak sopan!” seru BaekHyun sambil memukul dada ChanYeol. “Mianhae,Baekki-ya… Aku hanya iseng!” jawab ChanYeol sambil mencoba mendekati BaekHyun yang masih kesal.

“Heh.. Siapa yang meng-izinkanmu memanggilku Baekki? Hah? Siapa?” ucap BaekHyun kesal. “Memangnya tidak boleh apa? Ini kan mulutku!” balas ChanYeol. BaekHyun pun terlihat makin sebal dan beranjak pergi.

“Yak.. Kau mau kemana?” Tanya ChanYeol sambil mengkuti langkah kecil BaekHyun. “Aishh.. BaekHyun-ah,mianhae..” ujar ChanYeol menyesal. “BaekHyun.. Bicaralah!” ujar ChanYeol lagi. “Hufftt.. Yeoja ini sangat cantik dan imut,tapi pemarah sekali..” gerutu ChanYeol. BaekHyun pun menghentikan langkahnya dan berbalik menatap ChanYeol yang jauh lebih tinggi darinya.

“Heh kau TUAN PARK CHANYEOL! Jangan mentang-mentang kau ARTIS TERKENAL kau bisa berlaku se-enaknya padaku! Aku sudah tau sifatmu dari awal,makanya aku tidak MENYUKAIMU! Sekalian saja aku batalkan tiket emas payah itu!” ucap BaekHyun menggebu-gebu,emosi BaekHyun sudah benar-benar memuncak sekarang. Entah mengapa dia jadi makin sebal pada ChanYeol,padahal baru kemarin dia merasa mulai menyukai namja tinggi itu.

Sejenak ChanYeol terdiam mendengar perkataan BaekHyun yang menusuk hatinya.

Be..Begitukah aku di mata BaekHyun?

***

“SeHun-ah.. Kau disini rupanya! Ayo cepat pulang! aku lelah..” Ujar BaekHyun sambil menarik SeHun dari café di gedung SM.

“Oh.. BaekHyun. Anyyeong..” ujar LuHan senang. “Eonni anyyeong.. Tapi aku harus pergi..” ucap BaekHyun sambil tersenyum terpaksa.

“Nuna,wae?” Tanya SeHun melihat nunanya yang wajahnya memerah. “ppali SeHun-ah.. Aku lelah!” ujar BaekHyun sambil menarik tangan SeHun lebih kencang dan menahan air matanya.

***

“Huh.. BaekHyun kenapa? Tidak seperti kemarin..” ujar LuHan sambil kembali meminum bubble tea yang di pesannya dengan SeHun tadi.

Meski SeHun jauh lebih muda dariku,dia bersikap sangat baik dan dewasa..

“LuHan nuna.. Kau tau dimana BaekHyun?” Tanya ChanYeol dengan napas terengah-engah. “Wae ChanYeol-ssi? Dia baru saja pulang dengan SeHun.” Ujar LuHan.

“Sialll..” umpat ChanYeol. “Wae? Kau bertengkar dengannya? Lucu sekali.. Baru beberapa hari berkenalan kalian sudah dekat sampai-sampai bertengkar..” ucap LuHan polos. ChanYeol masih terdiam.. Dia merasa sangat bersalah telah memperlakukan BaekHyun dengan semena-mena..

“LuHan nuna.. Kau punya nomor telpon BaekHyun?” Tanya ChanYeol. “Aniyo.. Aku lupa minta. Tapi aku punya nomor telpon SeHun.” Ujar LuHan. “SeHun itu siapa?” Tanya ChanYeol bingung. “SeHun adik laki-kali BaekHyun. Kau mau nomornya?” Tanya LuHan. ChanYeol pun segera mengangguk dan mengambil ponselnya di kantong.

***

“Nuna sebenarnya kenapa? Membuatku kwatir saja..” ujar SeHun sambil melirik kecil kea rah BaekHyun. “Aku tidak apa-apa SeHun-ah.. Fokuslah dulu menyetir.” Ujar BaekHyun pelan. “Nuna mau makan siang?” tawar SeHun. BaekHyun hanya menggeleng,”Ani SeHunnie,aku ingin pulang dan istirahat..” ujar BaekHyun sambil menyandarkan kepalanya ke jok mobil mewah itu.

Apa yang terjadi pada nuna? Tidak biasanya dia sedih seperti ini.. Batin SeHun.

“Aku sudah memutuskan..” ujar BaekHyun sambil keluar dari ruang kerjannya di apartement. SeHun hanya menatap nunanya penuh tanda Tanya. “Wae?” Tanya SeHun.

“Aku akan membatalkan apa itu namanya.. Gold ticket itu!” ujar BaekHyun sambil duduk di samping SeHun. “MWO? JINJJAYO?” SeHun menatap dengan ekspresi ‘nggak nguatin’. Sementara BaekHyun hanya mengangguk.

“Tapi.. Bukankah nuna sangat meningingankannya? Nuna itu fans PALING beruntung! andai aku yeoja aku pasti sudah naksir si Park itu. Tapi,apakah nuna serius?” Tanya SeHun lagi.

“Ini sudah keputusan mutlak SeHun-ah…” Ujar BaekHyun tenang,SeHun yang masih bingung hanya menatap nunanya iba.

“Bukankah nuna sangat menyukai Do KyungSoo?” Tanya SeHun.

BaekHyun terdiam sejenak,”Entahlah.. Mungkin tidak lagi mulai sekarang..” jawab BaekHyun tenang.

“Jinjjayo? Nuna aneh sekali! ANDWE! Kau pasti bukan BaekHyun nuna!” jawab SeHun sambil menaruh tangannya di kening nunanya itu. BaekHyun hanya menghempuskan napas dalam.

“Besok kau harus mengantarku,lagi!” ujar BaekHyun. “Mwo? Kenapa tidak pakai mobil nuna sendiri saja? Kan aku juga punya hidup! Haruskah aku menghabiskan hidupku hanya untuk mengantar-jemput nuna di gedung SM? Menyebalkan…” gerutu SeHun. Mata BaekHyun pun membulat sedih.

“Ah.. Ne.. Nuna selalu saja membuatku tidak tega..” tambah SeHun setelah melihat ekspresi nunanya. “Gomawo SeHun-ahhhh…” seru BaekHyun.

“Hmm.. Sebenarnya kenapa nuna melakukan hal gila ini? Bukankah nanti nuna akan menyesal?” kata SeHun sambil menatap nunanya.

“Molla.. Aku mungkin memang sudah gila SeHun-ah..”

“Nuna sangat membenci si Park itu ya?” Tanya SeHun.

“Tidak membencinya,hmm.. Mungkin ‘belum’ membencinya,aku masih dalah tahap ingin menyingkir darinya atau menyingkirkannya. Dan,aku hanya ingin kembali ke kehidupan normalku. ”

***

@SM ENT. OFFICE

“MWO? ANDWE!!!!” Teriak BaekHyun kecewa.

“Mianhae nona Byun.. Namun pihak SM sudah terlanjur mengumumkan nama serta biodata anda dan tuan Kim. Jadi tidak mungkin dibatalkan..” sesal seorang staff yang BaekHyun temui.

“Ah.. Ne,kamsahamida..” ujar BaekHyun lemas sambil keluar dari ruang itu.

“SeHun-ah..” ujar BaekHyun lemas,dia sangat kecewa karena tidak bisa membatalkan kemenangannya itu.

“Kau gagal?” Tanya SeHun. “HUGE FAILURE!” Jawab BaekHyun kesal.

“Pihak SM sudah terlanjur mengumumkannya semalam tanpa menghubungiku. SIAL!” Kesal BaekHyun. “SeHun-ah?” Tanya BaekHyun sambil mencari SeHun yang sudah menghilang.

“Nuna.. Aku akan pergi sebentar,bertemu LuHan nuna. Nuna santai saja dulu! Anyyeong!” seru SeHun sambil menghampiri LuHan.

“Anak ini sama saja! Sial!” gerutu BaekHyun.

BaekHyun pun duduk di tangga yang sepi,karena ini memnag hari minggu. Jadi hanya beberapa petugas dan staff yang masuk kerja.

“Kau mau soda?” Tanya sebuah suara,BaekHyun yang masih kesal hanya menggeleng,”Aku belum sarapan,nanti perutku sakit”

“Mau air putih?” Tanya suara itu lagi,”Aniyo,aku takut kembung.” Ujar BaekHyun masih tertunduk.

“Mau susu coklat?” Tanya suara itu lagi. “Aku sudah berhenti mengkonsumsi susu sejak 5 tahun lalu,karena aku gampang gemuk.” Ujar BaekHyun malas.

“Kau mau..” ujar suara itu lagi. BaekHyun yang kesalpun segera berdiri dan marah-marah pada namja tadi,meskipun dia tidak tau siapa namja itu.

TBC

Gimana?

FFnya emang gaje :/

Author minta commentnya.kritik dan sarannya yang membangun supaya Author bisa lebih baik ke depannya.

Next or Delete?

19 thoughts on “FF ChanBaek CHAPTERED : My Romantic Idol Chapter.1

  1. ahhh lucky fans banget baekhyunnn sama chanyeol lagi yawloh bias.hahaha kyungsoonya gay dan dapetnya jongin.wkwkwk.baekhyunnya shock banget.kalo aku jadi baek gabakal shock kayaknya…staff nya itu siapa ya….penasaran

  2. Annyeong new reader in here.
    Indah imnida.
    Salam kenal author.
    Wahaha lucu bnget nih FF.
    ChanBaek emang hoby bnget bertengkar abis itu baikan lagi.
    Hohoho disini Thehun jadi supir kekekek.
    *poor thehun.
    Demi nunamu thehun, sekalian ketemu ama luhan.

  3. Hihi baca fic lain, yang ini Babaek nya centimentil halah apa itu, maksudnya sensitif bangeud pake d pake alyers kkk.
    Cepet berlibur ya ChanBaek dan bikin dede kayak KaiSoo wkwk~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s