FF ChanBaek CHAPTERED : My Romantic Idol Chap.2

Tittle      : My Romantic Idol

Author : YeolliBaekki92

Genre   : Romance,Drama. (Dapat berubah seiring berjalannya waktu)

Pairing : ChanBaek (Main cast),HunHan dan KaiSoo (Dapat berubah seiring berjalannya waktu)

Warning ; Typo(s) Gender switch,OOC

Anyyeong :D

Aku balik dengan FF gaje ini. Mian lama updatenya TT. Oya,part ini udah lamaaaa banget aku ngetiknya,maklumlah kalo masih labil ._.V

Udahan ah..

DON’T FORGET TO COMMENT!

HAPPY READING ^^

.

.

.

“YAK! KAU INI TAU PERASAAN YEOJA TIDAK,SIH? Omo.. Kyungsoo-ah.. Mianhae.. Aku sedang bad mood dan aku tidak tau itu kau.. ” ujar Baekhyun menyesal.

“Gwencana,nuna.. Aku tau perasaan nuna.. Hmm.. boleh aku duduk?” Tanya Kyungsoo. Baekhyun dan Kyungsoo pun akhirnya duduk bersama.

“Kenapa nuna ingin membatalkan tiket emas itu?” Tanya Kyungsoo memecah keheningan. “Entahlah.. Aku baru sadar,kalau ternyata aku dan Chanyeol tidak punya kecocokan sama sekali..” ujar Baekhyun lemas.

“Tapi aku senang melihat Chanyeol hyung yang sekarang..” ujar Kyungsoo. Baekhyun pun menatap Kyungsoo dengan tatapan bingung.

“Hm.. Nuna,kalau boleh aku jujur,ini pertama kalinya aku melihat Chanyeol hyung sebahagia ini,maksudku beberapa hari yang lalu,saat kalian bertemu. Dia terlihat punya semangat hidup lagi..” ujar Kyungsoo jujur.

“Maksudmu?” Tanya Baekhyun mendengar pernyataan Kyungsoo yang berbelit-belit di otaknya.

“Chanyeol hyung itu baik,terlalu baik malahan… Tapi sayang,semua senyum di dirinya palsu..” ujar Kyungsoo. Baekhyun pun semakin bingung karena ucapan Kyungsoo.

“Kalau nuna bingung dengan ucapanku,lebih baik nuna mendengar semua cerita dariku. Mau?” tawar Kyungsoo. Baekhyun yang sudah tidak bisa menjalankan nalarnya pun mengangguk dan mulai mendengarkan cerita Kyungsoo.

“Dahulu,kedua orang tua  Chanyeol hyung memiliki sifat Sosialis yang tinggi. Mereka menjedi donator dan aktifis social di forum Internasional. Mereka juga sudah membangun banyak panti asuhan dan sanggar di Korea. Mereka memang dari keluarga yang sangat kaya dan peduli sesama. Sifat itu pun menurun ke Chanyeol hyung,meskipun masih kecil dia suka sekali membantu teman-temannya. Sayangnya,saat dia berumur 8 tahun ayahnya meninggal saat berusaha menyelamatkan anak kecil yang terjebak dalam kebakaran. Semenjak saat itu,Chanyeol hyung sedikit terpuruk namun tetap berusaha untuk menjaga ibunya. Saat itu,Chanyeol  hyung sangat pandai bermain gitar,bass dan drum. Akhirnya Park ahjumma membuatkan sebuah sanggar seni untuk Chanyeol hyung dan teman-temannya..” ujar Kyungsoo panjang lebar.

Sementara Baekhyun mendengarkan dengan seksama dan sedikit terharu.

“Dan saat itu,aku adalah yatim-piatu sejak kecil. Aku tinggal di panti asuhan,saat umurku 10 tahun,aku ketahuan menyukai sesama namja. Akhirnya aku pun kabur tak tau arah dari panti asuhan itu. Setelah semalaman kabur,aku merasa sangat lapar dan lelah. Aku pun duduk di dekat sebuah sanggar dan mulai menyanyi. Tak kusangka,Chanyeol hyung yang setahun lebih tua mendatangiku dan memberiku makanan. Kemudian dia mengajakku menjadi anggota sanggar itu. Aku dan Chanyeol hyung pun bersahabat,kami juga berbagi ibu. Park ahjumma sangat menyayangiku,begitu juga dengan Chanyeol hyung.. Kami benar-benar seperti saudara…” Kyungsoo pun menghembuskan napas panjang.

“Wae?” Tanya Baekhyun sambil menahan air mata harunya.

“Sayangnya,Park ahjumma meninggal dunia saat umurku 13 tahun. Sebelum meninggal,beliau sudah menitipkan kami pada Joonmyun ahujussi,dan beliau pun telah memberiku 1/5 dari warisannya dan memberikan sisanya pada Chanyeol hyung. Chanyeol hyung sangat terguncang batinnya mendapati sang ibu yang meninggal dalam kecelakaan pesawat. Akhirnya,dia pun menapati janjinya pada Park ahjumma untuk mengembangkan saggar ini. Dengan kerja keras kami bersama Joonmyun ahjussi,akhirnya terbentuklah SM..” ujar Kyungsoo.

Baekhyun membulatkan sempurna mata sipitnya.

“Ja.. Jadi SM ini adalah milik ChanChan?” Tanya Baekhyun masih terkejut. Kyungsoo pun mengangguk.

“Nuna.. Jadi kumohon.. Jangan membeci Chanyeol hyung,dia orang yang sangat baik. Dia sudah menyelamatkan hidup banyak orang,termasuk aku.” Ujar Kyungsoo.

Baekhyun pun mengangguk. Baekhyun menangis. Dia menyesal telah mengatakan hal-hal yang aneh tentang Chanyeol.

“Nuna.. Uljima.. jeball..” ujar Kyungsoo sambil menepuk pundak Baekhyun.

“Aku merasa jahat,Kyungsoo-ah.. Aku sudah marah-marah pada Chanderp kemarin.. hiksss..” ujar Baekhyun menyesal di sela tangisnya.

“Aigoo.. Harusnya aku berterimakasih pada nuna.. Berkat Nuna,aku bisa melihat Chanyeol hyung yang ceria seperti dulu..” ujar Kyungsoo.

“Jinjjayo? Bukankah dia selalu terlihat ceria?” Tanya Baekhyun sambil mencoba menghapus air matanya.

“Nuna.. Semua itu acting! Chanyeol hyung tersenyum,tertawa itu semua palsu! Tapi semenjak ada kau,aku bisa melihat senyum tulus  Chanyeol hyung saat melirikumu,atau tawanya yang bebas saat menggodamu.. Dia melakukan semua dihadapanmu dengan tulus,tidak seperti saat dia di depan fans.. Dia menganggapmu special,nuna.. ” ujar Kyungsoo.

Baekhyun hanya terdiam mendengar semua penjelasan Kyungsoo.

“DibaliK semua tawanya,terdapat kenangan yang memilukan..”ujar Kyungsoo.

Baekhyun pun bangkit lalu menatap Kyungsoo dalam.

“Gomawo Kyungsoo-ah… Aku pergi dulu..” ujar Baekhyun kemudia mengahapus semua sisa air matanya dan berlari meninggalkan Kyungsoo.

“Aku tau Baekhyun nuna orang yang baik.. Cocok dengan Chanyeol hyung..”

***

Baekhyun berlari mencari seorang namja tinggi di koridor.

‘Chan.. Chan.. Kau dimana?’

Baekhyun pun langsung tersenyum ceria mendapati orang yang dicarinya.

CHANYEOL POV

Aku tau.. Harusnya aku tidak bertindak bodoh beberapa hari yang lalu. Harusnya aku tidak mencium Baekhyun. Aisshh.. aku sudah kurang ajar! Kalau begini caranya,aku tidak bisa menikmati liburan dengan orang yang ku suka,Baekhyun..

BUG

Tiba-tiba aku merasakan sepasang tangan melingkar diperutku. Aku juga merasakan ada sesosok tubuh mungil yang memelukku dari belakang.

“Aigoo.. Nugu?” tanyaku bingung.

“Hikss.. Hikss..” tiba-tiba terdengar isakan.

“Aigoo.. Maaf,tapi apa yang anda lakukan?” tanyaku,aku pun memutar tubuhku dan mendapati Baekhyun yang tengah menangis.

“OMONA! Baekhyun!” aku yang terkejutpun langsung menarik Baekhyun ke pelukanku. Aku tidak ingin apapun terjadi pada yeoja cantik ini.

“Wae? Kenapa kau menangis? Uljima jebal..” ujarku sambil mengelus rambut coklat sebahunya.

“Hikss… Aku minta maaf… Mianhae..” ujar Baekhyun masih menangis.

“Mwo? Untuk apa? Kau tidak punya salah apapun..” ujarku menenangkannya.

“Hikss.. Aku sudah membentakmu dan marah-marah padamu beberapa hari yang lalu.. Aku menyesal.. Hikss.. Maafkan aku..” ujarnya di sela tangisnya. Aku hanya bisa menahan tawa mendengar penjelasannya. Menggemaskan!

“Meskipun aku tidak tau salahmu,tapi aku maafkan.. Asalkan kau diam..” ujarku. Dia pun melonggarkan pelukanku dan menghapus sisa air matanya.

“Kau sangat jelek kalau menangis..” ujarku sambil menyentuh pipi mulusnya.

Cantik… Seperti malaikat..

“Chan.. Kenapa memandangiku seperti itu?” Tanya Baekhyun membuyarkan lamunanku.

“Ah.. Ani.. Hanya saja kau sangat cantik..” ujarku jujur. Wajahnya pun memerah.

“Aishh.. Kau ini..”ujarnya malu sambil menunduk dan memukul ringan dadaku.

“Aigoo.. Kau lucu sekalii..”ujarku sambil mencubit pelan ujung hidungnya.

Baekhyun terlihat diam dan berpikir sejenak.

“Chanderp.. Hmm.. turunkan badanmu sedikit!” ujarnya. Aku pun mensejajarkan tinggiku dengan baekhyun.

Cupp..

Dia mencium bibirku. Tidak terlalu lama dan tidak terlalu singkat. Tapi,sangat manis..

Dia pun melepas tautan bibir kami dengan wajah yang sudah merah sempurna.

“Itu balasan untuk yang dulu!” ujarnya sambil memandang wajahku yang masih terkejut akibat perbuatannya.

“YAK! Yeoja ini!!!” aku pun langsung merengkuh tubuhnya agar masuk ke pelukanku. Sementara dia hanya terkekeh. Lucunyaa..

***

“Aigoo.. Chan hyung.. Baekki nuna.. Kalian kompak sekali..” ujar Kyungsoo yang entah datang dari mana. Aku dan Baekhyun pun memasang wajah bingung.

“Itu.. Sedari tadi kalian berpelukan teruss..” ujar Kyungsoo gemas. Aku dan Baekhyun pun reflek melepas pelukan kami. Kami masih sedikit canggung memang..

***

BAEKHYUN POV

Aku memandang langit malam Seoul lewat kaca mobil. Meskipun begitu,pikiranku menerawang jauh mengingat namja tiang listrik bergigi besar itu. Meskipun terkadang perkataannya menyebalkan tapi bibirnya manis juga.

“Hehe..” ujarku membayangkan Chanyeol jelek itu.

“Aigoo.. Nuna,wae? Kau sakit? Kenapa tertawa sendiri? Omona.. Aku jadi kwatir..” ujar Sehun ngeri mendengarku tertawa sendirian.

“Ani Sehunni.. Nunamu baik-baik saja..” ujarku tanpa memandangnya.

“Sehun-ah..” panggilku. Dia pun hanya mengangguk.

“Apa menurutmu.. Hmm.. aku cantik?” tanyaku tiba-tiba. Entahlah,aku hanya teringat perkataan orang-orang SM yang bilang kalau aku cantik.

“Huaaaa…” Tawa Sehun tiba-tiba. “Wae?” tanyaku mem-pout bibirku. “Ani nuna.. Tentu saja kau cantik! Kalau tidak cantik,bagaimana bisa punya adik setampan aku?” ujar Sehun.

“YAK! Aku serius!” ujarku sebal. Terlihat namja ini mengangguk sambil tersenyum.

“Tentu saja kau cantik! Kalau kau bukan nunaku pasti aku sudah menyukaimu!” seru Sehun. “AIGOO! Kau tidak brother complex kan?” tanyaku.

“Tentu saja tidak! Aku kan bilang ‘kalau’. Huh.. Gimanasih.. Tapi benar,nuna itu cantik. Teman-temanku saja banyak yang suka pada Nuna.. Eh.. Upss..” terlihat Sehun yang salah bicara. Aku pun tertawa kecil melihat tingkahnya.

“Jinjjayo? Nugu?” tanyaku. “Hmm.. Terlalu banyak untuk disebutkan.. Hmm.. Mereka saja sering menitipkan bunga dan coklat–… Eh.. Upsss.. Hehe..” terlihat Sehun yang salah bicara (lagi).

“Omo.. Bunga dan coklat? Jadi semua benda yang ada di kamarmu itu punyaku? Aisshh.. Ku kira dari para fansmu itu!!” ujarku sebal.

“Mianhae nuna.. Hanya saja mereka semua itu menyebalkan. Aku tidak mau nuna berpacaran dengan namja-namja seperti itu. Lebih baik nuna pacaran dengan ChanChan hyung.. ” ujar Sehun.

“Aigoo.. ChanChan hyung? Kau sedekat apa dengan ‘ChanChan hyung’ mu itu? Bagaimana bisa kau kenalan dengan namja menyebalkan itu?” ujarku.

“Tadi saat aku bertemu dengan Luhan nuna,Chanyeol hyung datang,kami sempat ngobrol banyak! Dia orangnya asyik lho,nuna! Menyebalkan? Jadi nuna suka orang menyebalkan seperti Chanyeol hyung?” Tanya Sehun polos.

“YAK! Aku tidak menyukainya,pabo!” ujarku sebal.

Entahlah,apa namanya perasaan ini?… Bencinta (?)..

“Aissh.. Mianhae.. Aku hanya menebak..” ujar Sehun kemudian kembali focus menyetir.

***

Aku merebahkan tubuhku di kasur empukku. Aku memandang dinding kamarku yang penuh dengan desain rumah dan gedung. Yah beginilah aku,seorang arsitek muda. Aku bekerja di perusahaan Appaku,kini Appaku tengah mengembangkan perusahaannya di China,bersama Umma tentunya. Mereka memang desainer yang hebat! Untunglah mereka menurunkan bakat mereka padaku,sementara Sehun memiliki bakat menari.

“Huff..” Aku meniup poniku.

Aku jadi ingat. Meskipun aku suka –dan bisa- membuat desain rumah atau gedung,tetap saja aku suka menyanyi. Yah,bisa dibilang suaraku cukup merdu. Bahkan Sehun selalu mengatakan padaku agar menjadi penyanyi. Yah,sebenarnya dulu aku memang ingin masuk jurusan Seni Musik. Tapi Appa dengan keras melarangku,mau bagaimana lagi? Menjadi arsitek tidak terlalu buruk dengan kemampuanku yang cukup bagus.

Tapi Sehun? Dia baru saja masuk universitas jurusan Modern Dance. Dan Appa tidak melarangnya. Appa selalu mengatakan ‘Kau itu yeoja,Baekki. Jika kau jadi penyanyi atau artis atau apalah itu.. Semua tidak menjamin masa depanmu! Kau itu yeoja! Kau lebih baik menjaga diri di rumah dari pada kluyuran untuk menyanyi!’

Sementara Sehun? Setiap aku bertanya pada Appa kenapa Sehun diperbolehkan memilih sendiri,dia selalu berkata ‘Biarlah adikmu ini mengembangkan bakatnya! Jadi penari juga tidak terlalu buruk..’

Apa kau pernah berpikir bahwa alasan itu masuk akal? Tidak! Sama sekali tidak! Harusnya Appa melarang Sehun jika sebelumnya Appa melarangku! Atau Appa membiarkanku saja mengejar cita-citaku untuk menjadi penyanyi. Seperti Sehun yang ingin jadi penari. Ini tidak adil!

Iri? Aniyo.. Sehun itu adikku,mana mungkin aku iri? Harusnya aku senang dia mendapat apa yang dia inginkan!

TIDAK! Iya! Aku iri! Karena aku tidak pernah bisa meraih impianku sendiri!

‘Drrtttt’

Ponselku bergetar menapakkan sebuah pesan baru.

FROM : XXXX

Anyyeong :D

Ini aku Park Chanyeol!

 

Aku tersenyum simpul mendapat pesan ini. Bagaimana bisa namja ini mendapat nomorku?

Aku tertawa kecil kemudian memasukkan nomor itu ke kontakku.

‘Park ChanDerp-’ nama kontak yang aneh. Salah dia sendiri memperbolehkan aku memanggilnya dengan nama aneh itu.

TO : Park ChanDerp-

Wae? :P

 

‘drrttt’

FROM : Park ChanDerp-

Hehe.. Lama sekali membalasnya? Ku kira kau sudah tidur..

Atau malahan kau tidak mau membalas sama sekali :/

Aku terkikik membaca SMSnya. Terkesan sangat polos.

TO : Park ChanDerp-

Itu sih tergantung…

Jika aku sedang sebal maka tidak aku balas :p

 

drtttt

FROM : Park ChanDerp-

Kau membalasnya! Berarti kau sedang senang sekarang?

Apakah karena ciuman dan pelukan kita tadi?

Keke..

AIGOO! Namja ini PD sekali!

TO : Park ChanDerp-

Yak! Bisakah kau tidak membahas itu lagi?

 

FROM : Park ChanDerp-

Pasti wajah cantikmu sedang merona sekarang..

Haha.. Pasti sangat lucu..

SIAL! Namja ini benar! Wajahku semerah tomat sekarang karena mengingat kejadian tadi.

TO : Park ChanDerp-

Terserah kau saja!

Aku lelah! Mau tidur :p

 

FROM : Park ChanDerp-

Baiklah kalau begitu. Jangan lupa 3 hari lagi kita akan summer holiday di Jeju :D

Kalau begitu selamat malam. Mimpi indah J

Jangan lupa memimpikan Park Chanyeol yang tampan ini :D

Aku tersenyum membaca pesan dari si Derp ini. Entahlah,pesannya terlihat manis dan lucu. Oiya.. Tadi Joonmyun ahjussi –dia memintaku memanggilnya oppa,tapi dia terlalu tua untuk dipanggil dengan sebutan itu- bilang bahwa 3 hari lagi aku akan mendapat ‘hadiah’ liburan itu.

Setelah namaku diumumkan sebagai pemenang,aku sama sekali tidak pernah membuka jejaring social lagi. Aku takut banyak yang akan mengecamku. Tapi aku pernah membaca beberapa twit para Fans Action. Mereka bilang aku cantik dan cocok jika dipasangkan dengan Chanyeol. Begitukan?

Sudahlah! Aku tau,aku keras kepala dan tidak mungkin mendengarkan celotehan orang lain yang menyebalkan.

NEXT DAY

Sudah pukul 8 malam rupanya. Bayangkan! Sekarang aku masih ada di kantor karena rapat mendadak yang kebetulan sangaaatttt lama -_-

Padahal biasanya jam 7 saja aku sudah kehilangan kesadaran diri di atas ranjang alias tertidur pulas. Dan Sehun juga bilang dia akan ada jam sampai malam karena sebentar lagi ujian semester. Entah bualan atau kenyataan,tapi dia memang ada jam sampai malam setelah aku mengecek ke sekolahnya.

Setelah rapat yang -sangat- melelahkan tadi,aku masuk ke ruang kerjaku di kantor. Karena ini ruang pribadi jadi aku bebas melakukan apapun pada ruangan besar ini. Yah,aku memasang beberapa poster jumbo Action,aniyo.. Bukan Action,tapi Do Kyungsoo,karena di setiap posternya aku menutupi wajah Chanyeol dengan kertas. Entahlah,sudah kebiasaan setiap aku memasang poster akan menutup wajah namja tiang listrik bergigi besar itu.

Aku pun mendekati salah satu poster yang paling menarik. Terdapat sepasang namja,yang satu pendek imut dan yang satu tinggi menjulang tanpa wajah –kau tau alasannya-. Aku pun terkekek melihat wajah tampan Chanderp yang tertutup kertas.

Tampan? Kau gila Baekhyun-ah?

Aniyo! Harus kuakui dia tampan.. Sangat tampan..

Akupun melepas kertas-kertas di setiap poster itu. Menapakkan wajah tampan Chanyeol dengan berbagai ekspresi.. Mulai dari ekspresi serius,lucu sampai ekspresi yang membuatku guling-guling. Hmm.. Mungkin hubungan kami sudah membaik.

***

Aku membuka pintu apartement. “Ho? Tidak dikunci? Berarti Sehun sudah pulang.” Ujarku smabil melirik kea rah jam tanganku. “Sudah pukul setengah Sembilan rupanya.”

‘drrttt’

Tiba-tiba ponselku bergetar. Aku yang sedari tadi masih terdiam di depan pintu pun langsung merogoh ponsel di tasku.

FROM : SEHUNNIE

Nuna.. Mianhae aku baru mengabarimu,tapi malam ini aku akan menginap di rumah JongIn hyung. Dia dan Kim ahjumma yang memaksaku karena ini sudah malam. Bolehkan,nuna?

Jadi anak ini belum pulang? Lalu siapa yang didalam? Jang ahjumma tidak mungkin malam-malam begini kesini.

Aku pun melangkahkan kakiku masuk dengan sedikit rasa takut dan curiga.

Jangan-jangan ada pencuri?

GREB

Tiba-tiba sebuah lengan pajang nan kekar melingkat di perutku.

“Ahh.. Siapa kau? Kenapa bisa berada di apartemenku? Lepaskan aku!” ujarku seraya memberontak.

“Ini aku.. Chanderp..” ucap suara bass itu. Seketika aku tenang,bukan pencuri.. Tapi namja bodoh ini.

“Yak! Bagaimana kau bisa masuk,hah?” tanyaku sedikit emosi. “Hmm.. Sehun yang member tau kata sandinya. Dengan sedikit ancaman dariku,hehe..” ujarnya polos.

“Kau licik,Chan!” ujarku sebal. Aku pun meronta agar dia melepas pelukannya. Naas,dia malah mempererat pelukannya dan menyandarkan dagunya di pundakku,membuatku bisa merasakan deru nafasnya.

“Biaralah seperti ini.. Aku menyukainya..” kata Chanyeol. Aku bisa melihatnya memejamkan mata menikmati pelukannya. Karena dia yang memelukku,sementara aku tak bisa memeluknya.. Padahal aku ingin…

“Chanderp.. Aku tidak bisa bernapass..” ujarku karena pelukan dari belakangnya yang cukup lama. Sebenarnya tidak sesak napas,hanya sesak karena merindukan wajah tampannya. Dia pun segera melonggarkan pelukannya.

“Aku tidak suka berpelukan seperti ini! Aku ingin juga memelukmu!” ujarku. Entah setan dari mana sampai aku mengatakan hal seridak wajar itu.

Dia terkekeh kecil kemudian membalikan tubuhku. Dia merehkuh tubuhku kepelukannya. Kini wajahku tepat berada di depan dada bidangnya. Aku dapat merasakan detak jantungnya dan keringant yang bercucuran.

Chanyeol pun mengusap lembut rambutku. Etah kenapa,ini terasa sangat nyaman.  Rasa nyaman yang sudah 3 tahun tidak kurasakan karena mantan namjachinguku bernama Kris lebih memilih kembali ke China bersama pacarnya Tao.

Aishh.. Kenapa aku membuka luka lama. Padahal aku sudah lama tidak memikirkan hal menyakitkan itu. Tapi.. Pelukan mereka terasa sama,warna rambut mereka juga,apalagi tinggi badan mereka yang menjulang.

Kau mengigatkanku pada Wu Yi Fan…

PARK CHANYEOL POV

Yeoja bernama Byun Baekhyun ini masih dalam pelukanku. Dia pun juga membalas pelukanku dan mengusap lebut punggungku dengan tangan mungilnya.

Aku sangat betah memeluknya. Meskipun mungkin sekarang dia sudah terasa sedikit pengap karena sedari tadi beranafas di depan dadaku. Biarlah..

Aku baru menyadari. Pelukan ini.. Pelukan yang sama yang diberikan oleh umma..

Dan kini aku tau kenapa aku betah berlama-lama memeluk yeoja cantik ini. Selain paras dan bentuk tubuh mereka yang mirip,bahkan sifat mereka,kini pelukan mereka yang sama-sama hangat bagiku. Aku bisa merasakan napas hangatnya di dadaku.

“Hoahhh…” desahnya mengantuk. Terlihat dia menarik tangannya kemudia mengusapakn tangannya ke mulutnya untuk menutupinya. Aku hanya tersenyum kecil. “Kau mengantuk?” tanyaku. Dia pun mengangguk.

“Kita makan malam dulu. Aku tau kau belum makan,setelah kau makan baru aku pulang,arra?” kataku. Dia pun mengangguk. Aku melepaskan pelukan kami. Dapat aku lihat mata sipitnya menahan ngantuk. “Kau duduklah.. Aku baru saja selesai memasak ramyun… Hehe.. Hanya ramyun,kau mau kan?” tawarku sambil membawa se-panci penuh ramyun. Dia pun tersenyum senang.

“Hehe.. Tak kusangka kau bisa memasak Chanderp,gomawo!” ujarnya sambil mengambil sumpit di meja. Dia pun menatapku bingung,”Kau tidak ikut makan?” tanyanya. “Oh.. Bolehkah?” tanyaku. “tentu saja boleh! Kau kan yang memasak,dan apa kau tega melihatku memakan ramyun sebanyak ini?” jelasya dengan puppy eyes yang sangat lucu. Aku pun berdiri hendak mengambil mangkuk untukku.

“Kau mau kemana?” sergahnya cepat. “Tentu saja mau mengambil mangkuk untukku..” jawabku sambil masih menatapnya. “Tidak usah! Kita sama-sama saja!” ajaknya. Mataku pun membulat seperti Kyungsoo.”Jinjjayo?” tanyaku tak percaya. Sepiring berdua (?) dengan Baekki!!! Dia pun mengangguk sambil kembali menunjukan senyum manisnya.

Aku kembali duduk berhadapan dengan Baekhyun. Aku pun mengambil sumpit di atas meja.

“Aku makan..” ujarnya sambil mengulas sebuah senyum.

Cantiknya malaikat ini..

“Yak! Apa yang kau lihat? Ayo makan!” ajaknya. Aku pun sadar dari lamunanku dan segera menyantap ramyun itu.

Aku bisa melihat keteduhan dari sorot matanya…

***

“Aku pulang ya..” kataku sambil memakai jaketku. Aku dapat melihat sorot mata ke-kecewaannya.

“Tenanglah.. Dua hari lagi kita akan bertemu lagi!” ujarku sambil membuka pintu apatementnya. Dia pun tersenyum lagi.

CHU~

Aku pun mengecup bibirnya sekilas. Terlihat jelas rona di wajahnya.

“Yak! Kau suka sekali mencuri cium dariku!” ujarnya gemas. Aku pun hanya tertawa,”Aku memang berhasil mencuri ciummu,tapi aku belum berhasil mencuri hatimu..” ujarku.

BLUSH

Aku dapat merasakan wajahku yang merona merah. Seperti itu juga gambaran Baekhyun saat ini. Wajah cantiknya merona merah menahan malu. Aku pun berajalan melewati pintu apartementnya masih dengan senyum lebar di bibirku.

“Chanderpp!!” panggilnya. Aku pun menoleh.

“Hati-hati di jalan,,” ujar Baekhyun manis. Aku pun tersenyum dan mengangguk.

***

Aku membuka pintu dorm. Dapat kulihat Kyungsoo yang masih menonton drama favoritnya. Dia terlihat sedih menahan tangis,setelah aku tau ternyata peran utama drama itu hampir mati dalam kecelakaan maut -_-

“HOI!” seruku. Dia terlonjak kaget. “Huff.. Kau tidak menyadari kedatanganku rupanya!” seruku sebal. Aku pun duduk disampingnya.

“hei! Sebegitu menyedihkannya,kah?” tanyaku. Dia pun mengangguk sambil mengelap sudut matanya. “Kurang kerjaan menangis karena drama..” sindirku. Dia pun men death glareku.

“Aisshh..” ujarku sebal.

“Hmm.. Kyungsoo-ah..” panggilku saat drama itu iklan. Karena aku tau,Kyungsoo akan -sangat- mengabaikanku jika aku bicara saat drama itu sedang berlangsung. “waeyo,hyung?” tanyanya sambil menatapku.

“Bagaimana rasanya jatuh cinta?” tanyaku pada Kyungsoo. Kyungsoo menatapku bingung. “Kau sedang jatuh cinta,hyung?” Tanya Kyungsoo. “Molla.. Makannya aku bertanya padamu,agar tau bagaimana rasanya cinta itu!” kataku. Dia pun mengangguk sambil berpikir.

“Jatuh cinta… Kalau bagiku,seperti rasa ingin melindungi orang itu,rasa aneh yang mengganjal saat kau tidak bisa mengungkapkannya,rasa menyesal saat kau menyakitinya,rasa rindu saat kau tidak melihatnya,rasa teduh ketika menatap matanya,rasa hangat ketika memeluk tubuhnya,dan rasa sayang ketika kau mengelus rambutnya.. Hmm.. Menurutku itu. Eottoke,hyung?” ujarnya panjang lebar. Aku masih mencoba menelaah semua perkataan Kyungsoo.

Chankamma!

Aku merasakan semua itu saat aku bersama Baekhyun!

A-     aku jatuh cinta pada Baekhyun!

Harusnya aku sadar dari dulu!

Iya! Byun Baekhyun!

“Hyung..” panggilnya.

“KYUNGSOO-AH!!! GOMAWO!!! AKU SADAR! AKU JATUH CINTA SEKARANG!!! HUAAA!!!” Teriakku histeris. Entah mengapa,rasanya jatuh cinta itu indah sekali.

Ya Byun Baekhyun! Aku mencintaimu!

“Hyu-hyung.. Gwencana?” Tanya Kyungsoo. Terlihat dia sedikit kwatir dengan keadaanku yang mulai menggila ini.

“AKU TERLALU BAIK-BAiK SAJA KYUNGSOO!” ujarku semangat.

***

2 DAYS LATER

Aku bangkit dari ranjangku dan melompat. Aku sangat senang hari ini! Bagaimana tidak? Ini adalah hari pertamaku liburan dengan baby Baekki!!

Sebenarnya aku masih mengantuk. Karena semalaman aku tidak tidur! Bagaimana bisa tidur menantikan hari bahagia (?) ini?

Aku pun langsung berhamburan masuk ke kamar mandi dan bersiap.

BAEKHYUN POV

AIGOO! Akhirnya hari ini datang juga. Entah hari sial atau hari keberuntungan. Yah,aku memang harus berlibur dengan si Park  Chan pabo itu! Hanya berdua! BERDUA!

Huh.. Bagaimana nanti nasibku kalau aku di ‘apa-apa’ kan namja mesum itu. Hmm.. Tapi keberuntunggan juga,selama seminggu ini bisa melihat wajah tampan Chanderp itu.

“Nuna.. Kau sudah siap? Kalau begitu aku antar..” ujar Sehun. Aku pun mengangguk.

“Kau tidak apa-apa hun,aku tinggal sendirian?” tanyaku sambil menatap Sehun yang tengah menyetir. “Aku tidak apa-apa nuna.. Jangan kwatir,aku kan sudah dewasa.. Nikmati saja liburanmu dengan Chan hyung.. Hehe..” dia hanya menanggapinya santai. Padahal kemarin aku sudah heboh membelikannya makanan beku dan makanan kaleng jangan lupa mie dan ramyun yang sudah penuh di lemari makanan. Aku hanya tidak ingin dia keseringan keluar.

“Nuna.. Aku akan baik-baik saja. Kalau aku kesepian aku bisa menemui Luhan nuna,lagi pula kalian sangat mirip. Seperti kembar saja.. Hehe..” ujar anak itu santai. Aku pun hanya tersenyum simpul mendengarkan pernyataan polos anak itu.

***

“Baekki sudah sampai rupanya..” sapa Luhan nuna yang aku temui. Dia kelihatan celingak-celinguk mencari sosok orang lain,”Mencari Sehun?” godaku. Seketika dia menundukkan wajahnya,terlihat rona merah di pipinya. Dia pun mengangguk malu.

“Dia masih di lobby. Membawa barang-barangku.. Hehe..” ujarku terkekeh membayangkan nasib namja itu yang membawa barangku segudang. “Hm.. Kalau begitu,aku akan membantunya saja. Oya,Baekki sudah ditunggu di ruang rapat.” Ujar Luha kemudian beranjak pergi.

***

SEHUN POV

Aku duduk di sebuah kursi di lobby itu. Memandang sebal ke arah tumpukan tas yang menggunung. Siapa lagi kalau bukan milik Baekhyun nuna? Kalau bukan milik Baekhyun nuna pasti sudah kubuang jauh-jauh tas sialan itu.

Banyak sekali? Dia mau liburan atau pindah rumah,sih?

“Hosh.. Sehun-ah..” panggil sebuah suara. Aku pun menoleh dan melihat sesosok yeoja cantik yang berjalan ke arahku kemudia duduk berhadapan denganku.

“Wae?” tanyaku pada yeoja yang sudah duduk di hadapanku.

“Gwencana..” ujarnya. Aku bisa mendengar deru napasnya yang mulai teratur. Aku pun memandangi wajah cantiknya. Benar-benar mirip Baekhyun nuna..

“Yak! Apa yang kau lihat Byun Sehun???” Tanya Luhan nuna mengangetkanku. Aku yang tertangkap basah memandangi wajah cantiknya.

“Aniyo.. Hanya saja kau sangat cantik.. Seperti Baekhyun nuna.” Ujarku.

“Maksudmu?” Tanya Luhan.

“Kau lihatkan,Baekki nuna itu sangat cantik. Matanya sipit,hidungnya mancung,bibirnya tipis berwarna cerry,kulitnya seputih susu.. Meskipun pendek tapi badannya bagus dan tegap. Cantik sekali.. Dengan mengembungkan pipinya atau puppy eyes saja dia sudah terlihat sangat imut dan menggemaskan..” curhatku. Ya,itu memang hal yang terlintas dipikiranku.

“Baekki nuna juga sanggaaattt baik.. Dia selalu peduli dan meng-kwatirkanku. Meskipun kadang dia galak,tapi dia itu sangat manis dan lembut..” tambahku.

“Kau tidak Brother complex kan?” Tanya Luhan nuna. Aku pun menggeleng cepat,”Tentu saja tidak! Dia itu nuna kesayanganku,mana mungkin aku mencintainya padahal dia kakak kandungku? Dari segi takdir saja sudah tak mungkin.” Ujarku.

“Lalu,apa kau menyukaiku karena aku mirip Baekki?” Tanya Luhan sambil mem-pot bibirnya.

“Tentu saja tidak nuna! Aku menyukai nuna karena pribadi nuna yang hangat. Nuna memperhatikanku dengan cara nuna sendiri. Dan aku suka itu!” ujarku mantap. Dapat aku lihat rona merah di pipinya.

CHU~

Aku pun mencium pipinya yang kini memerah dan membuatnya semakin tampak memerah.

TBC

Aigoo.. KENAPA INI FF MAKIN GAJE AJE? *capslockJebol

Huaa… Mianhae kalo kurang memuaskan dan gomawo buat yang udah comment di part sebelumnya. tenang aja,akan banyak hal yang tak terduga (?) nantinya *eh..

Jangan lupa untuk meninggalkan jejak berupa comment :)

Anyyeong :D

15 thoughts on “FF ChanBaek CHAPTERED : My Romantic Idol Chap.2

  1. brrr (?)…. aku mau komen apa yahh…
    aigoo~ chan yeollie lagi jatuh cinta yahh? sama siapa ama aku?*diceriaBaekkie -_-
    baekkie yeoja? aishh,jadi namja aja udah cantik, begimana jadi yeoja.. ? klepek2 tuh si chan chan..
    aishh, napa chan chan baru nyadar? ppabbo!*pakk
    masih pada malu-maluan yeehh?? aiihh gemess.., thor.. aku gak tau mau komen apaah lagii..
    jinjja..! otak ku sumpekkk >.< kosong, blank dan bla..bla..bla..
    kalau diinget2 emang aku udah baca part satunya yahh?? kayak nya belum dehh..
    kalau udah, apa aku udah ninggalin jejak yahh..? ntar di cek lagi deh..*bussyehh

    berhubung guweh juga gak tau atau mungkin lupa ama part 1 nya jadi aku gak inget kapan sehh baekkie marah ama chanchan..(?) emang ada apa'an yye?
    tapi di part 2 mungkin lebih banyak manis-manis nya, di chapter 3 juga tetep manis kek gini ya thor! jangan angst ^^ ookkehh ..
    ehh iia,, aigoo thor nyessek aku pas tau kris ternyata pergi ke china ama tao.. jadi kris ama tao gtuu.. ampun dahh aku krisBaek shipper thor, jadi rasanya.. JLEEBB kalau kedua biasku ini gak bersatuu.. ehh sebenrnyabias ke dua ku si kai, yg pertama ttep baekkie^^*abaikan
    yahh.. aku mau tak mau, rela tak rela, suka gak suka.. -_- harus rela kris ame tao. kalau gak si chan yeol begimane?? nah itu.. guweehh ikhlas*apadahh -_-

    #kagak Terlalu ikhLas sehh -___-*slapp

  2. waaa, akhirnya chanbaek akur, romantis gtu lagi ;) fighting author ;) d tunggu chap slanjutnya, udh pnasaran, kyk apa liburannya :D:D

  3. nggak kurang memusakan ko !! malah sangat memuaskan :) huaaa chanbaek nya romantis bgt !! feelnya kerasa bgt lo cihuyyy:D keren ni FF nya konflik g ribet2 malah bnyak senengnya dri pada konflik=) like this ! mian ya coment lgsg di chap 2 hehe=) lanjutt thor.

  4. Kerenn thor…
    Ff nya daebak.
    OMO ! Chanyeol dan baekhyun mau liburan BERDUA *capslockjebol
    kyungsoo akhirnya nnti sama siapa ya ? Aigo, sehun terlalu memuji baekhyun, tp emang bener apa yg dibilang sehun.
    Semoga baekhyun dan chanyeol bersatu. #hidupbaekyeol

    lanjutin thor ff nya

  5. :O THOR KEREN!!!!!! baca chap ini bikin campur aduk…seneng karena aku jd tau yang punya SM itu bukan dia *lirik sooman* tapi CHANYEOL!! <–abaikan komen yang ini….kalo bisa chap selanjutnya aku mau gantiin baekhyun jadi mrs.park –' *ditendangBaekhyun *digamparAuthor *DiciumHunhan (?) ….sad-nya :( kris~ :( itu mantannya baekhyun T.T kenapa?? huaaaa~….TAPI AT ALL KEREN THORR!! KEREN DAH~ :* (Cipika Cipiki Author)

  6. Aihhh akhirnya baekhyun terpesona juga sama chanyeol
    Ahaha baekhyun apa maksud coba poster chanyeol d tutupin gitu mukanya
    Kayanya tuh baekhyun nyesel banget yah udah ngebentak chanyeol *sigh
    Tapi seengganya sekarang baekkie udah baik sama chan chan ahaha
    Mereka tuh manis bangeeetttttttt, sama2 saling suka ahaha

  7. Chanbaek ahhh kalian membuatku geregetan(?)
    gemes gue.
    Chanbaek is number one.
    Hidup chanbaek.
    Wahaha gue kayak tim sukses partai aja -_-
    pokoee good job authornim

  8. Hoaaa~ hubungan mereka masih gantung tapi udah salim kecup mengkecup halah-_-
    tapi masa pas adegan lovey dovey harus inget si abang Kris, demi bulu ketek Tao yang mirip hutan hujan tropis harusnya Baebaek gausah inget aja move on xD
    oke lanjutkan………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s